www.riaukontras.com
| Diduga Cabuli Anak Tetangga Umur 5 Tahun, Seorang Mahasiswa di Tangkap Polisi | | GEPPSIB - Nias Gelar Aksi Sosial Pembagian Masker | | Dandim 0314/Inhil Pimpin Rakor dan Sosialisasi Persiapan Sambut Era New Normal | | Mafia BBM & CPO di Kota Dumai diduga Kebal Hukum, Hingga Saat ini Bebas Beroperasi | | Tidak Ada KDRT, Keuchik Alur Dua Bakaran Bate Harmonis Dengan Istri | | Tragis Baru 2 Hari Berkabung, Keluarga Korban yang Tewas Karena Narkoba Ditawari Rp 5 Juta
Follow:     Serikat Perusahaan Pers
Sabtu, 30 Mei 2020
 
Hak Jawab Diskominfo Bengkalis
Terkait Pembuatan Dua Web Site Covid-19 Mubazir, Johan: Berita Ketua PWI Bisa Menyesatkan Pembaca
Editor: | Sabtu, 23-05-2020 - 13:53:06 WIB

TERKAIT:
 
  • Terkait Pembuatan Dua Web Site Covid-19 Mubazir, Johan: Berita Ketua PWI Bisa Menyesatkan Pembaca
  •  

    BENGKALIS, RIAUKontraS.com – Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Diskominfotik) Johansyah Syafri menjelaskan, membenarkan ada 2 web yang menyajikan data perkembangan penanganan Covid-19 di Kabupaten Bengkalis.

    “Yakni, covid19-bengkaliskab.com, dan corona.bengkaliskab.go.id” jelas Johan.

    Namun, tegas Johan, tak satu pun dari kedua web yang dikelola Diskominfotik, Perangkat Daerah yang saat ini dipimpinannya tersebut.

    “Corona.bengkaliskab.go.id hanya numpang untuk publikasi. Hanya ditautkan di web Diskominfotik. Bukan dikelola Diskominfotik” terang Johan.

    Ditambahkan Johan, sepengetahuannya, untuk web covid19-bengkaliskab.com langsung dikelola Dinas Kesehatan.

    Sedangkan corona.bengkaliskab.go.id, imbuh Johan, langsung kelola Sekretariat Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19.

    “Jadi tak ada yang dibesut atau kelola Diskominfotik” ujar Johan, memastikan.

    Karena itu, lanjutnya, kalau ada yang pihak-pihak yang mengatakan ada web tentang penanganan Covid-19 di Kabupaten Bengkalis yang dikelola Diskominfotik, dapat dipastikan yang bersangkutan memperoleh informasi hoaks.

    “Keliru dan tak komprehensif” tegas Johan, meluruskan informasi yang berkembang.

    Seluruh Informasi Disampaikan

    Johan juga menambahkan, seluruh data perkembangan penanganan Covid-19 di Kabupaten Bengkalis, disampaikan kepada wartawan.

    “Khususnya sejak kami menjadi Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bengkalis, setiap hari dan secara berkala data dan informasi terkini tentang penanganan Covid-19 kami berikan ke teman-teman wartawan melalui grup WhatsApp (WA) Media Center Covid-19” imbuhnya.

    Masih kata Johan, yang membuat grup WA tersebut juga atas inisiasi teman-teman wartawan untuk memudahkan komunikasi.

    Khususnya dalam menyampaikan data dan informasi terkini tentang perkembangan penanganan Covid-19 di Kabupaten Bengkalis setiap harinya.

    “Dan yang mengelola grup WA itu (adminnya) dari teman-teman wartawan sendiri. Kami hanya anggota grup” papar Johan.

    Masih menurut Johan, bagi rekan-rekan wartawan yang tergabung dalam grup WA tersebut setiap hari tahu persis ada data dan indormasi yang kami kirimkan.
    “Termasuk data dan informasi terkini perkembangan penanganan Covid-19 di Kabupaten Bengkalis hari ini (Jumat, 22 Mei 2020)” katanya.

    Tak Ada Anggarannya

    Mengenai dana untuk pembuatan kedua web tersebut (covid19-bengkaliskab.com dan corona.bengkaliskab.go.id, Johan menjelaskan, sejauh yang diketahuinya tak serupiah pun anggaran Pemerintah Kabupaten Bengkalis yang terpakai untuk itu alias gratis.

    “Sesuai informasi dari Dinas Kesehatan (pengelola web covid19-bengkaliskab.com), tak ada anggaran yang dikeluarkan untuk membuat dan mengelola web tersebut. Begitu juga untuk web corona.bengkaliskab.go.id” tegasnya.

    Ditambahkannya, keberadaan kedua web tersebut ada semata-mata untuk memenuhi hak-hak informasi publik terkait penanganan Covid-19 di Kabupaten Bengkalis sebagaimana diamanahkan Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik.

    Masih kata Johan, sebagai bahan komparatif, saat ini saja untuk tingkat nasional ada dua web tentang covid. Yakni web yang dikelola Kementerian Kesehatan dengan nama covid-monitoring.kemkes.go.id.

    “Sedangkan web Gugus Tugas Percepatapan Penanaganan Covid-19 (nasional), dengan nama covid19.go.id” tutupnya.
    Indra

    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
    Silakan SMS ke 0821 7241 8111 / 0852 7850 2555
    via EMAIL: riaukontras@gmail.com
    (mohon dilampirkan data diri Anda)



     
    Berita Lainnya :
  • Terkait Pembuatan Dua Web Site Covid-19 Mubazir, Johan: Berita Ketua PWI Bisa Menyesatkan Pembaca
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Bansos Covid-19 Kota Pekanbaru Diduga di Korupsi Hingga 3 Miliar Satu Kali Penyaluran
    2 ABG Tewas Dikamar Hotel di Bengkalis, Pelaku "SAN" Dijerat Pasal Berlapis
    3 Arta melia: Jika Ada Pungutan Biaya Untuk Calon BPD laporkan ke pihak berwajib
    4 Penundaan Pembayaran Disetujui BCA Finance dinilai Merugikan Masyarakat, Terapkan Bunga 18/23% Lebih
    5 Dua Tahun Sudah Tersangka
    LSM Minta Polda Riau Jelaskan Alasan Tersangka Korupsi Bansos Bengkalis Belum Ditahan
    6 Diduga Karena Pemasangan Selang NGT, Pasien RSUD Langsa Meninggal
    7 Ida Yulita: Anggaran Honor PMB RW Sebesar Rp. 13 Miliar, RT/RW Cuma Dapat Caci Maki
    8 Hanya Karna Rupiah, Kepala Sekolah SMK 3 Lahewa Larang Siswi Ikut Ujian
    9 Polemik Pembangunan Jalan TOL di Riau Menggurita, Dana APBN Diduga Menjadi Dana Talangan
    10 Ketua DPRD Riau Sayangkan Dumai, Bengkalis, dan Meranti Tak Terapkan PSBB
     
    Galeri Foto | Advertorial | Opini | Indeks
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2017 PT. RIAUKONTRAS PERS, All Rights Reserved